Selasa, 16 September 2014

MEKANISME PASAR




MEKANISME PASAR


Mekanisme pasar adalah kecenderungan dalam pasar bebas untuk terjadinya perubahan harga sampai pasar menjadi seimbang (jumlah yang ditawarkan sama dengan jumlah yang diminta). Teori ekonomi standar mengatakan bahwa meskipun pengaruh kelembagaan selain free market bisa saja menghasilkan alokasi yang efisien dan optimal. Dengan kata lain, jika pasar tidak eksis, alokasi sumber daya tidak akan terjadi secara efisien dan optimal. Dalam beberapa hal, mekanisme pasar tidak bisa bekerja secara optimal pada beberapa sumber daya alam.
Pada dasarnya, alokasi barang dan jasa dalam suatu masyarakat dapat dilakukan paling tidak melalui 2 jenis mekanisme. Yaitu melalui mekanisme pasar dan mekanisme birokrasi. Dengan sejumlah kondisi yang disyaratkan, mekanisme pasar dianggap sebagai mekanisme yang dapat mendorong pemakaian sumber daya yang efisien. Namun kegagalan pasar juga bisa terjadi dalam pengalokasian sejumlah barang dan jasa. Ini bisa disebabkan karena adanya public goods beserta eksternalitasnya. Jenis barang dan jasa inilah (beserta mixed goods) yang akan didistribusikan melalui mekanisme birokrasi.
Karena mekanisme pasar yang berbeda, harga pasar yang tercapai pun menjadi berbeda – beda. Kadang – kadang harga yang terbentuk di pasar bisa menyebabkan kerugian bagi konsumen atau bahkan kerugian bagi produsen juga. Oleh karena itu, pemerintah dalam batas-batas tertentu terkadang perlu melakukan intervensi dalam pembentukan harga dengan tujuan harga yang terbentuk tidak akan merugikan konsumen maupun produsen. Hal yang biasanya dilakukan pemerintah antara lain adalah: penentuan harga eceran tertinggi, penentuan harga eceran terendah, penetapan pajak, serta pemberian subsidi.
Mekanisme pasar tidak dapat berfungsi tanpa keberadaan aturan yang dibuat pemerintah. Peranan pemerintah menjadi lebih penting karena mekanisme pasar saja tidak bisa menyelesaikan semua persoalan ekonomi. Untuk menjamin efisiensi, pemerataan dan stabilitas ekonomi, peran dan fungsi negara mutlak diperlukan dalam perekonomian sebagai pengendali mekanisme pasar. Walaupun dalam sistem ekonomi pasar, masalah ekonomi utama diserahkan kepada mekanisme pasar, namun  pada beberapa kasus tertentu pemerintah tetap harus campur tangan untuk menghindari kekacauan dalam bidang ekonomi.



PERMINTAAN

Permintaan adalah keinginan konsumen membeli suatu barang pada berbagai tingkat harga selama periode waktu tertentu.
Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi permintaan suatu barang, yaitu:
1)    Harga barang itu sendiri
2)    Harga barang lain yang terkait (substitusi atau komplemen)
3)    Tingkat pendapatan per kapita
4)    Selera atau kebiasaan
5)    Jumlah penduduk
6)    Perkiraan harga di masa mendatang
7)    Distribusi pendapatan
8)    Usaha-usaha perodusen meningkatkan penjualan (promosi)
fungsi permintaan adalah permintaan yang dinyatakan dalam hubungan matematis dengan faktor-faktor yang memengaruhinya.

PENAWARAN

Penawaran adalah jumlah barang yang diprodusen ingin tawarkan (jual) pada berbagai tingkat harga selama satu periode tertentu.
Dalam pengertian Ekonomi Mikro juga dapat dibedakan menjadi penawaran perorangan dan penawaran pasar.

a.    Penawaran Perorangan
Penawaran perorangan terhadap suatu barang atau jasa ialah kesediaan dari seorang penjual untuk menawarkan berbagai jumlah barang pada berbagai tingkat harga.
b.    Penawaran Pasar
Penawaran pasar adalah keseluruhan penjumlahan dari penawaran perorangan suatu barang atau jasa pada berbagai tingkat harga.
Hukum penawaran menjelaskan tentang adanya korelasi positif antara perubahan harga terhadap perubahan jumlah barang yang ditawarkan.
Hukum tersebut berbunyi sebagai berikut:
“Makin rendah tingkat harga makin sedikit jumlah barang yang ditawarkan dan sebaliknya makin tinggi tingkat harga makin banyak jumlah barang yang ditawarkan.”

Hukum penawaran tersebut juga berlaku dengan asumsi bahwa beberapa faktor dianggap tidak mengalami perubahan. Faktor-faktor tersebut ialah:
1.    Harga barang itu sendiri [Px]
2.    Harga barang lain yang terkait [Py]
3.    Harga faktor produksi (input) [Pi]
4.    Biaya produksi [C]
5.    Teknologi produksi, [tek]
6.    Jumlah pedagang/penjual,
7.    tujuan dari perusahaan,
8.    kebijakan pemerintah. fungsi penawaran adalah penawaran yang dinyatakan dalam hubungan matematis dengan faktor-faktor yang memengaruhinya.
fungsi :

HARGA KESEIMBANGAN
Harga keseimbangan adalah harga dimana baik konsumen maupun produsen sama-sama tidak ingin menambah atau mengurangi jumlah yang akan dikonsumsi dan dijual. Permintaan sama dengan penawaran. Jika harga di bawah harga keseimbangan, terjadi kelebihan permintaan. Sebab permintaan akan meningkat, dan penawaran menjadi berkurang. Sebaliknya jika harga melebihi harga keseimbangan, terjadi kelebihan penawaran. Jumlah penawaran meningkat, jumlah permintaan menurun.

Keseimbangan terjadi pada saat harga mobil Rp. 160 juta per unit. Saat itu jumlah permintaan sama dengan jumlah penawaran, yaitu 40.000 unit mobil per tahun.
Jika harga mobil ditetapkan Rp. 150 juta per unit (dibawah harga keseimbangan) maka akan mengakibatkan kelebihan permintaan sebanyak 15.000 unit mobil per tahun. Sedangkan jika harga ditetapkan Rp.170 juta per unit (diatar harga keseimbangan) makan akan mengakibatkan kelebihan penawaran sebanyak 15.000 unit mobil pertahun.

                       PERUBAHAN KESEIMBANGAN PASAR
  
        Perubahan keseimbangan pasar terjadi bila ada perubahan di sisi permintaan atau penawaran. Jika faktor yang menyebabkan perubahan adalah harga keseimbangan akan kembali ketitik awal. Tetapi jika yang berubah adalah faktor-faktor ceteri paribus seperti teknologi untuk sisi penawaran, atau pendapatan unutk sisi permintaan, keseimbanagn tidak kembali ketitik awal.
KEGAGALAN PASAR
Penyebab terjadinya kegagalan pasar
a.    Informasi tidak sempurna Tidak tahu persis kualitas barang
b.    Daya monopoli
c.    Eksternalitas
Keuntungan atau kerugian yang dinikmati atau diderita pelaku ekonomi sebagai akbibat tindakan pelaku ekonomi yang lain, tetapi tidak dapat dimasukkan dalam perhitungan biaya secara formal
d.    Barang publik
e.    Barang altruism : barang yang ketersediaannya secara sukarela karena rasa kemanusiaan
  INTERVENSI PEMERINTAH
a.    Kontrol harga untuk melindungi konsumen atau produsen, dengan penetapan harga dasar dan harga maksimum
1.    Harga Dasar (Floor Price) Adalah harga minimum yang diberlakukan Pemerintah dalam rangka melindungi produsen/penjual produk tertentu.
2.    Harga Maksimum (seiling price)Adalah batas harga jual tertinggi yang boleh dicapai oleh produsen. [untuk melindungi konsumen]
3.    Kuota, Selain dengan cara membeli, Pemerintah juga dapat melakukan pembatasan jumlah produksi (kuota).
b.    Pajak dan subsidi
Pajak akan meningkatkan harga menjadi mahal tetapi diperlukan sebagai sumber penerimaan negara.
Subsidi merupakan kebalikan dari pajak karena subsidi menambah pendapatan nyata baik kepada konsumen maupun
produsen
c.    Tarif dan kuota (pembatasan produksi)
Pada perekonomian yang terbuka (global), harga yang berlaku adalah harga internasional. Bila harga domestik lebih tinggi dari harga internasional biasanya akan melakukan impor. Dalam rangka proteksi terhadap produsen domestik Pemerintah dapat menerapkan kebijakan tarif (pajak impor) dan kuota.



3) Pemikiran ibn tamiyah. (1263-1330).
Mengenai mekanisme pasar dalam bukunya menjelaskan mekanisme pasar sebagai beauty of market yang mengartikan bahwa keindahan mekanisme pasar. Pendapat ibn taimiyah yaitu “kenaikan harga tdk selalu disebabkan oleh ketidakadilan (zulm/injustice) dari para pedagang/penjual”. Sebagaimana banyak dipahami orang pd waktu itu.
Factor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan kemudian tingkat harga-harga:
1.Keinginan orang (al raghbah) terhadap barang-barang sering kali berbeda-beda.
2.Jumlah orang yang meminta (demander/thullab).
3.Harga yang dipengaruhi oleh kuat atau lemahnya kebutuhan terhadap barang-barang,
   selain juga besar dan kecilnya permintaan.
4.Menurut kualitas pembeli barang tersebut (al mu’awid)
5.Jenis uang pembayaran yang digunakan dalam transaksi.
6.Harus menguntungkan penjual dan pembeli.


MEKANISME PASAR
Menurut Ibnu Khaldun: tingkat keuntungan yang wajar akan mendorong tumbuhnya perdagangan, sementara tingkat keuntungan yang 
terlalu rendah akan membuat lesu perdagangan. Peranan pemerintah sebagai pengawas pasar (al-hisbah), yaitu lembaga yang berfungsi untuk memerintahkan kebaikan sehinga menjadi kebiasaan dan melarang hal yang buruk ketika hal itu telah menjadikan kebiasaan umum.

Tujuan Al-Hisbah      : menurut Ibnu Taimiyah adalah untuk memerintahkan apa yang disebut sebagai kebaikan (al ma’ruf). Dan mencegah
apa yang secara umum disebut keburukan (al munkar) di dalam wilayah yang menjadi kewenangan pemerintah untuk mengaturnya, mengadili dalam wilayah umum-khusus lain nya yang tak bisa dijangkau oleh intuisi  biasa.

Senin, 25 Agustus 2014

Kamus Akuntansi




Daftar Istilah Akuntansi Dalam Bahasa Inggris

Dalam Akuntansi terdapat banyak sekali istilah-istilah yang merupakan keterangan dari angka-angka yang dicatat oleh seorang akuntan dan merupakan rekaman dari semua transaksi yang terjadi.
Pada beberapa perusahaan atau instansi biasanya menggunakan istilah-istilah tersebut dalam bahasa Inggris dalam pencatatan keuanganya, misalnya di Jurnal, Laporan keuangan, dll.
Maka dari itu postingan kali ini memberikan daftar istilah-istilah akuntansi dalam bahasa inggris dan disertai bahsa  indonesia juga supaya bisa lebih mudah untuk dipahami. ^semoga bermanfaat^ 

 

Aktiva = asset
Aktiva bersih = net asset
Aktiva lancar = current assets
Aktiva tetap = fixed assets
Aktiva tetap berwujud = tangible fixed assets
Aktiva tetap tidak berwujud = intangible fixed assets
Akumulasi = accumulation
Akumulasi penyusutan = accumulated depreciation
Akumulasi penyusutan bangunan = accumulated depreciation of building
Akumulasi penyusutan kendaraan = accumulated depreciation of vehicle
Akumulasi penyusutan mesin = accumulated depreciation of machinary
Akumulasi penyusutan peralatan = accumulated depreciation of equipmen
Akun = account
Akuntansi = accounting
Akuntansi anggaran = budgeting
Akuntansi biaya = cost accounting
Akuntansi kemasyarakatan = social accounting
Akuntansi keuangan = financial accounting
Akuntansi manajemen = management accounting
Akuntansi pemerikasaan = auditing
Akuntansi pemerintahan = government accounting
Akuntansi perpajakan = tax accounting
Arus kas = cash flow
Asuransi bayar dimuka = prepaid insurance

B
Bangunan = building
Barang dagangan = merchandise
Barang siap jual = goods available for sale
Beban = expense
Beban administrasi dan umum = administrative and general expense
Beban asuransi = insurance expense
Beban bunga = interest expense
Beban dibayar dimuka = prepaid expense
Beban gaji = salaries expense
Beban iklan = advertise expense
Beban komisi = commission expense
Beban luar usaha = non operating expense
Beban pajak = 
tax expense
Beban penjualan = selling expense
Beban penyusutan = depreciation expense
Beban penyusutan kendaraan = depreciation expense of vehicle
Beban penyusutan peralatan = depreciation expense of equipment
Beban perlengkapan = supplies expense
Beban sewa = rent expense
Beban usaha = operating expense
Beban yang masih harus dibayar = accrued expensed
Biaya angkut pembelian = freight in/transportation in/carriage inward
Biaya angkut penjualan = freight out/transportation out/carriage outward
Bukti pembelian = purchase invoice
Bukti penjualan = sales invoice
Bukti-bukti dokumen = source of document
Buku besar = ledger
Buku besar pembantu piutang = account receivable subsidiary ledger
Buku besar pembantu utang = account payable subsidiary ledger
Buku besar tambahan/pembantu = subsidiary ledger
Buku besar umum = general ledger
Buku persediaan = stock ledger sheets

D
Debitur = debtor
Debet = debt

E
Efek/surat berharga = marketable securities

F
Faktur = invoice

H
Hak atas kekayaan = equities
Hak cipta = copyright
Hak perolehan = historical cost/at cost
Harga pokok penjualan = cost of goods sold

I
Iklan dibayar dimuka = prepaid advertising
Ikhtisar laba rugi = income summary
Investasi tambahan = additional investment

J
Jatuh tempo = maturity
Jurnal = Journal
Jurnal khusus = special journal
Jurnal koreksi = correction entries
Jurnal pembalik = reversing entries
Jurnal penerimaan kas = cash receipt journal
Jurnal pengeluaran kas = cash disbursement/cash payment journal
Jurnal penjualan = sales journal
Jurnal penutup = closing entries
Jurnal penyesuaian = adjustment entries
Jurnal umum = general entries


K
Kartu persediaan = stock card
Kartu piutang = debtors account
Kas di bank = cash in bank
Kas di tangan = cash on hand
Kekayaan = property
Kekayaan bersih = net worth
Kertas saham = worksheet
Keuntungan saham = dividend
Kewajiban = liabilities
Kewajiban jangka panjang = long term liabilities
Kewajiban lancar/jangka pendek = current liabilities
Konsep kesatuan usaha = business unit entity concept
Kredit = credit

L
Laba bersih = net income
Laba ditahan = retained earnings
Laba kotor = gross profit
Laba operasional = operating income
Laba penjualan aktiva = gain on sale of assets
Laba usaha = operating income
Laporan = report form
Laporan akuntansi = accounting statement
Laporan keuangan = financial statement
Laporan laba rugi = income statement

M
Merek dagang = trademark
Mesin = machinary
Modal = capital
Modal akhir periode = ending capital
Modal awal periode = beginning capital
Modal pemilik = owner's equity
Modal pinjaman = debt capital
Modal saham = capital stock

N
Nama akun = account title
Nama baik = goodwill
Neraca = balance sheet
Neraca saldo = trial balance
Neraca saldo setelah pentupan = post closing trial balance
Neraca saldo setelah penyesuaian = adjusted trial balance
Nilai buku = book value
Nilai jatuh tempo = maturity value
Nilai masa kini = current value
Nilai residu = residual value
Nota debet/kredit = debt/credit memo

O
Obligasi utang = bond payable

P
Pabrik = manufacturing
Pajak penghasilan = income tax
Pembelian = purchases
Pembelian bersih = net purchase
Pembukuan = book keeping
Pembukuan berpasangan = double entry book keeping
Penafsiran = interpeting
Pencatatan = recording
Pendapatan = income/revenue
Pendapatan bunga = interest income/revenue/earned
Pendapatan jasa = fees income
Pendapatan jasa diterima dimuka = unearned service revenue
Pendapatan komisi = commission revenue
Pendapatan luar usaha = non operating revenue
Pendapatan sewa = rent income/revenue
Pendapatan sewa diterima dimuka = unearned rent
Pendapatan usaha = operating revenue
Pendekatan neraca = balance sheet approach
Pengelompokan = classifying
Pengeluaran = expenditure
Pengendalian persediaan = stock control
Pengikhtisaran = summarizing
Pengukuran = measuring
Penjualan = sales
Penjualan bersih = net sales
Penjualan kredit = sales on credit/credit sales
Penjualan tunai = cash sales
Penyusutan = depreciation
Peralatan = equipment
 
Periode akuntansi = accounting period
Periode fiskal = fiscal period
Perlengkapan = supplies
Persamaan dasar akuntansi = accounting equation
Persediaan akhir barang dagangan = ending inventory/stock
Persediaan awal barang dagangan = beginning inventory/stock
Perusahaan dagang = commercial enterprise/trading company
Perusahaan jasa = service enterprise
Perusahaan perorangan = proprietorship/ownership
Piutang bunga = interest receivable
Piutang usaha = account receivables
Pos-pos neraca = balance sheet items
Potongan dagang = trade discount
Potongan pembelian = purchase discount/discount received
Potongan penjualan = sales discount/discount allowed
Potongan tunai = cash discount
Prive = drawing/withdrawl

R
Retur pembelian = purchase return
Retur penjualan = sales return
Rugi bersih = net loss
Rugi operasional = operating loss
Rugi penjualan aktiva = loss on sale of assets

S
Saham = stock
Saldo akun = account balance
Saldo sisa = balance
Sewa dibayar dimuka = prepaid rent
Sistem akuntansi = accounting system
Sistem berkala/terus-menerus = perpetual system
Suku bunga = interest rast
Syarat pembayaran = credit term


T
Tanah = land
Tanda pemeriksaan = check mark
Tata buku berpasangan = double entry
Transaksi = transaction

U
Utang = debt
Utang bank = bank loan
Utang bunga = interest payable
Utang gaji = salaries payable
Utang hipotik = mortgage
Utang pajak = tax payable

W
Wesel bayar = notes payable
Wesel tagih = notes receivable

Kamis, 15 Mei 2014

linux dan windows



Windows VS Linux
              

                LINUX

 
 Tux, penguin, maskot Linux
Keluarga
Status terkini
Aktif
Jenis kernel
Linux (diucapkan ˈlɪnəks atau /ˈlɪnʊks/)[1] adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja.[2]
Nama "Linux" berasal dari nama pembuatnya, yang diperkenalkan tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Sistemnya, peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari sistem operasi GNU, yang diumumkan tahun 1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU adalah dasar dari munculnya nama alternatif GNU/Linux.[3]
Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Intel, Dell, Hewlett-Packard, IBM, Novell, Oracle Corporation, Red Hat, dan Sun Microsystems.



Microsoft Windows
Atas: Logo Windows yang diperkenalkan pada bulan Februari 2012.
Bawah: Versi Windows terbaru, Windows 8.1, menampilkan Layar Mulai baru.
Microsoft Windows atau yang lebih dikenal dengan sebutan Windows adalah keluarga sistem operasi. yang dikembangkan oleh Microsoft, dengan menggunakan antarmuka pengguna grafis.
Sistem operasi Windows telah berevolusi dari MS-DOS, sebuah sistem operasi yang berbasis modus teks dan command-line. Windows versi pertama, Windows Graphic Environment 1.0 pertama kali diperkenalkan pada 10 November 1983, tetapi baru keluar pasar pada bulan November tahun 1985, yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan komputer dengan tampilan bergambar. Windows 1.0 merupakan perangkat lunak 16-bit tambahan (bukan merupakan sistem operasi) yang berjalan di atas MS-DOS (dan beberapa varian dari MS-DOS), sehingga ia tidak akan dapat berjalan tanpa adanya sistem operasi DOS. Versi 2.x, versi 3.x juga sama. Beberapa versi terakhir dari Windows (dimulai dari versi 4.0 dan Windows NT 3.1) merupakan sistem operasi mandiri yang tidak lagi bergantung kepada sistem operasi MS-DOS. Microsoft Windows kemudian bisa berkembang dan dapat menguasai penggunaan sistem operasi hingga mencapai 90%.



Perbedaan windows dan linux dapat dilihat dari berbagai segi
seperti kelengkapan program,
program aplikasi, konfigurasi sistem,
dukungan perangkat keras, sistem
file, sistem distribusi dan sebagainya.
Kedua sistem operasi ini tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan
masing-masing, tinggal anda
mempertimbangkannya dan
menentukan pilihan.
Pada sistem operasi Windows anda
akan menemukan pembedaan
antara drive A dan B, sedangkan jika
anda masuk pada sistem Linux maka
tidak mengenal pembedaan tersebut
sehingga drive A atau B akan hilang. Selain itu Linux tidak mengeja
alphabet dari A hingga Z, tetapi Linux
mengenali komputer dari sistem direktori. Sebagai contoh untuk
penamaan CD-ROM dapat dicari pada
direktori /mnt/cdrom.
Sistem operasi Windows ketika
selesai diinstal maka tidak
menyediakan banyak program.
Berbeda halnya dengan Linux yang
menyediakan banyak program
aplikasi seperti Office Suite, Multimedia, Internet, 3D, Games, dan lainnya. Selain itu Windows memiliki
keunggulan pada program aplikasi
Microsoft Office nya, sedangkan
Linux unggul pada aplikasi Web
Server, Proxy Server, Firewall, Mail
Server, dan Samba. Untuk konfigurasi sistem maka
program windows sudah siap pakai,
sedangkan linux kadang anda perlu
menyunting file secara manual
melalui command line.
Perbedaan antara windows dan linux yang lainnya ialah mengenai
lisensi produk.
Pada sistem operasi
Windows memiliki lisensi yang harus
dibayar oleh para penggunanya.
Sementara pada sistem operasi Linux
dan program aplikasi pendukung lainnya berlisensi gratis.